Universitas Padjadjaran (Unpad) sukses menggelar Innovation and Business Summit 2025 dengan tema “Embracing the Future: The Nexus of Sustainability, Innovation, and Business Excellence” di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 30 April 2025. Acara ini mempertemukan lebih dari 90 mitra industri, investor, serta calon mitra strategis untuk mempercepat kolaborasi hilirisasi dan komersialisasi produk inovatif dari kampus.

Tiga inovator dari Departemen Fisika Unpad turut memamerkan hasil riset dan inovasi unggulan mereka: Prof. Dr. Eng. Camellia Panatarani, Prof. Dr. Eng. I Made Joni, dan Dr. Andri Abdurrochman.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menekankan pentingnya membuka peluang kerja sama dengan industri untuk memperkuat inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan nasional. Dukungan kuat juga datang dari Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, yang menyoroti peran universitas sebagai mesin inovasi dan kolaborasi strategis melalui platform Danantara.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi turut mendukung sinergi triple helix antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mempercepat hilirisasi hasil riset. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, dan Dirjen Riset dan Pengembangan, Dr. Fauzan Adziman, juga memberikan apresiasi atas inisiatif ini.

Acara ini sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Selain itu, Unpad menandatangani sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai perusahaan dan lembaga, serta memberikan penghargaan Unpad Most Valuable Industry Partner Award kepada mitra strategis yang berkontribusi besar dalam pengembangan inovasi.

Translate »