Sembilan mahasiswa Fisika UNPAD, Rosaldi Pratama (Fast Track Magister Fisika – Doktor Kimia), Rahma Sundaya Effendi (Magister Fisika), Muhammad Fadhil Falhan (Magister Fisika), Nabillah Fa’diyyah Zahra (Fast Track Sarjana – Magister Fisika), Muhammad Naufal Farras (Sarjana Fisika), Muhammad Naufal Ardian (Sarjana Fisika), Nayla Quinta Djamal (Sarjana Fisika), Gabriella Karin Nugroho Kwando (Sarjana Fisika), dan Kanaya Nuraulia Maurizka (Sarjana Fisika), dan satu mahasiswa lainnya, Diba Grace Auliya (Doktor Bioteknologi) yang merupakan alumni Program Sarjana dan Magister Fisika UNPAD yang kini melanjutkan pendidikan sebagai mahasiwa program Doktor Bioteknologi UNPAD, mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Jepang dalam program Sakura Science Exchange Program 2022. Didampingi oleh tiga dosen Departemen Fisika UNPAD, Prof. Risdiana, M.Eng, Lusi Safriani, Ph.D, dan Dr. Togar Saragi, mahasiswa UNPAD tersebut berkesempatan melakukan penelitian selama 21 hari di Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN) yang merupakan lembaga penelitian terbesar di Jepang yang terkenal dengan penelitian berkualitas tinggi dalam berbagai disiplin ilmu. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 16 Oktober hingga 5 November 2022.
Sakura Science Exchange Program 2022 dibuka dengan welcome party yang dibuka oleh Dr. Isao Watanabe yang merupakan Senior Researcher Scientist di RIKEN dan sebagai host pada program pertukaran ini. Seluruh mahasiswa diperkenalkan dengan tim laboratorium Meson Science Laboratory, dimana salah satunya adalah alumni dari Fisika UNPAD, yaitu Muhammad Abdan Syakuur yang kini melanjutkan pendidikannya di program Doktor Kimia UNPAD dan mendapatkan program International Program Associate (IPA) untuk melakukan penelitian di RIKEN, Jepang. Selanjutnya dilakukan tour laboratorium untuk memperkenalkan alat-alat pengukuran yang ada di laboratorium tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan tutorial penggunaan alat-alat pengukuran seperti XRD (X-Ray Diffraction) dan SQUID (Superconducting Quantum Interference Device).
Seluruh mahasiswa peserta Sakura Science Exchange Program juga berkesempatan untuk mencoba secara langsung proses preparasi dan pengukuran sampel menggunakan XRD dan SQUID. Hal ini menjadi pengalaman baru bagi para mahasiswa karena ini merupakan pertama kalinya para mahasiswa tersebut mengoperasikan alat pengukuran XRD dan SQUID secara langsung. Kegiatan penelitian ini dilakukan untuk mengukur sampel-sampel yang sudah disiapkan oleh para peserta kegiatan dari Indonesia.
Selain pengukuran SQUID dan XRD, peserta kegiatan ini juga diperkenalkan alat pengukuran yang ada di laboratorium lain seperti ESR (Electron Spin Resonance) dan NMR (Nuclear Magnetic Resonance). Tidak hanya itu, peserta kegiatan ini juga diperkenankan untuk melakukan pengukuran sampel yang sudah dibawa dari Indonesia dengan alat tersebut.
Selain melakukan penelitian di lembaga penelitian terbesar di Jepang, peserta kegiatan ini juga berkesempatan untuk mengunjungi dan melakukan tour laboratorium di salah salah satu kampus yang ada di Jepang, yaitu bertempat di Sophia University. Laboratorium yang dikunjungi adalah laboratorium yang dipimpin oleh Prof. Tadashi Adachi. Selain itu, peserta juga berkesempatan untuk melakukan presentasi dan diskusi mengenai penelitiannya bersama dengan Prof. Tadashi Adachi.
Tidak hanya itu, selama program ini berlangsung, peserta Sakura Science Exchange Program juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi fasilitas sains terkenal di Jepang, yaitu Radioactive Isotope Beam Factory (RIBF) RIKEN. Peserta program juga mengunjungi museum sains Miraikan. Pada kesempatan tersebut selain melihat miniatur teknologi yang ada di museum, peserta juga menonton film 3D yang menceritakan tentang penciptaan alam semesta dan theory of everything. Peserta juga berkesempatan mengunjungi destinasi wisata budaya terkenal yang ada di Tokyo seperti Ueno, Asakusa, Ebisu, Shibuya, Shinjuku, Ginza, Akihabara dan Odaiba.
Di akhir program, peserta mempresentasikan hasil pengukuran selama Sakura Science Exchange Program berlangsung dan dilanjutkan dengan pemberian sertifikat keikutsertaan program Sakura Science Exchange Program dan snack party yang sudah mahasiswa siapkan dengan membawa snack tradisional terkenal dari Indonesia.


